Menjelajahi Kelezatan Garut: Makanan Khas yang Wajib Dicicipi Pengunjung

Desember 27, 2025 | Admin
TOP ARTICLE ADS
TABLE OF CONTENTS

    Apa makanan khas Garut?


    TRIBUNPASUNDAN.COM - Garut, sebuah kota yang terletak di Provinsi Jawa Barat, tidak hanya terkenal dengan pemandangan alamnya yang indah, tetapi juga dengan kekayaan kuliner khasnya. Setiap sudut kota ini menyimpan beragam hidangan lezat yang siap memanjakan lidah para wisatawan.

    Kota yang dijuluki "Kota Intan" ini menawarkan perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas yang unik, mencerminkan warisan budaya Sunda yang kuat. Memulai petualangan kuliner di Garut adalah cara terbaik untuk merasakan denyut nadinya.

    Ikon Kuliner Garut: Dodol Garut

    Tidak ada yang bisa mengunjungi Garut tanpa mencicipi atau membawa pulang Dodol Garut, makanan manis legendaris yang telah menjadi simbol kota. Dodol ini terbuat dari tepung ketan, santan kelapa, dan gula merah, dimasak perlahan hingga mengental sempurna.

    Dodol Garut kini hadir dalam berbagai varian rasa seperti durian, nangka, dan cokelat, menjadikannya oleh-oleh favorit yang tak lekang oleh waktu. Kelezatan teksturnya yang kenyal dan rasanya yang legit selalu berhasil memikat hati siapa saja.

    Sensasi Gurih Pedas: Baso Aci dan Cuanki

    Bagi penggemar makanan berkuah, Baso Aci adalah pilihan yang tepat untuk merasakan kehangatan dan kelezatan khas Garut. Makanan ini terdiri dari bola-bola aci kenyal yang disajikan dengan kuah kaldu pedas, tahu kering, sukro cikur, dan potongan tetelan.

    Serupa namun tak sama, Cuanki juga menjadi primadona kuliner jalanan Garut, menyajikan paduan bakso, tahu goreng, siomay kering, dan mi dalam kuah kaldu hangat. Kedua hidangan ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin Garut yang sejuk.

    Jajanan Tradisional yang Menggoda Selera

    Burayot: Manisnya Warisan Nenek Moyang

    Burayot adalah jajanan tradisional Garut yang memiliki bentuk unik, keriting dan bergelombang, serta rasa yang manis legit. Kue ini terbuat dari campuran tepung beras dan gula aren, kemudian digoreng hingga matang sempurna.

    Namanya sendiri berasal dari bahasa Sunda "ngaburayot" yang berarti menggelantung, mengacu pada cara pembuatannya yang digantung saat ditiriskan. Jajanan ini kerap menjadi teman minum teh di sore hari atau oleh-oleh yang tak biasa.

    Dorokdok: Kerupuk Kulit Khas Garut

    Dorokdok adalah kerupuk kulit sapi yang diolah dengan bumbu khas dan digoreng kering hingga renyah. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang garing menjadikannya camilan yang adiktif.

    Baca Juga: Mengenal Perusahaan Tambang Pasir: Regulasi, Dampak, dan Kontribusinya di Indonesia

    Seringkali, Dorokdok juga dijadikan pelengkap untuk berbagai hidangan utama, menambahkan sensasi kriuk yang menggugah selera pada setiap gigitan. Anda bisa menemukan kerupuk ini di hampir setiap toko oleh-oleh di Garut.

    Jajanan Pinggir Jalan yang Menggoda

    Selain Baso Aci dan Cuanki, Garut juga memiliki berbagai jajanan pinggir jalan berbahan dasar aci yang tak kalah populer, seperti Cilok dan Cireng. Cilok adalah singkatan dari aci dicolok, berupa bola-bola aci kukus yang disajikan dengan bumbu kacang atau sambal pedas.

    Sementara itu, Cireng atau aci digoreng, menawarkan sensasi renyah di luar dan kenyal di dalam, sering dinikmati dengan saus cocolan pedas. Kedua jajanan ini mudah ditemukan di sepanjang jalanan kota Garut, terutama di sore hari.

    Hidangan Berat dan Lauk Pauk

    Nasi Liwet Garut menawarkan pengalaman makan yang otentik, di mana nasi dimasak dengan bumbu rempah, santan, dan disajikan dalam kastrol atau panci liwet bersama lauk pauk. Lauknya bisa berupa ayam goreng, ikan asin, tahu tempe, dan sambal yang pedas.

    Tradisi makan liwetan bersama keluarga atau teman-teman di Garut adalah pengalaman sosial yang menyenangkan dan tak terlupakan. Hidangan ini mencerminkan kehangatan dan kebersamaan masyarakat Sunda.

    Oleh-oleh Modern dan Minuman Penghangat

    Selain makanan tradisional, Garut juga memiliki oleh-oleh modern seperti Garoet Cheescake yang memadukan keju dengan cita rasa lokal. Ini menunjukkan inovasi kuliner Garut yang terus berkembang.

    Untuk menghangatkan badan, jangan lewatkan minuman khas seperti Bajigur dan Bandrek, yang terbuat dari rempah-rempah seperti jahe, gula aren, dan santan. Minuman ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin di Garut.

    Memulai petualangan kuliner di Garut akan membawa Anda pada pengalaman rasa yang tak terlupakan, dari jajanan manis hingga hidangan gurih yang mengenyangkan. Pastikan untuk mencicipi setiap hidangan khas yang ditawarkan kota ini.

    Kekayaan kuliner Garut adalah cerminan dari budaya dan tradisi masyarakatnya, yang selalu siap menyambut setiap pengunjung dengan kehangatan. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi setiap kelezatan yang ada.

    BOTTOM ARTICLE ADS

    Comments