FPII dan Satgas BSH Berkomitmen Wujudkan Iklim Informasi Kondusif di Sulteng

Desember 31, 2025 | Admin
TOP ARTICLE ADS
TABLE OF CONTENTS

     


    BERITAKORPORAT.COMJAKARTA — Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Kasihhati, menegaskan komitmen organisasinya untuk memberikan dukungan kolaboratif penuh terhadap pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang Satuan Tugas Berani Sapu Bersih Hoaks (Satgas BSH). Langkah ini diambil guna mewujudkan ekosistem informasi yang kondusif di media sosial serta berbagai platform digital lainnya.

    Pernyataan tersebut disampaikan Kasihhati di hadapan awak media jaringan FPII di Kantor Presidium FPII, kawasan Rawajati, Kalibata, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/12/2025).

    "Kolaborasi jaringan media FPII secara nasional dengan Satgas BSH merupakan wujud nyata kepedulian kami untuk menjaga iklim informasi yang sehat di media sosial dan platform digital lainnya," ujar Kasihhati.

    Dalam kesempatan tersebut, Kasihhati juga mengajak seluruh jaringan media di bawah naungan FPII untuk lebih selektif dalam menyajikan konten. Ia menekankan pentingnya tetap berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Wartawan Independen.

    "Kita harus selektif dalam menyajikan pemberitaan, terutama saat dibagikan ke media sosial, sehingga kondusivitas iklim informasi digital dapat tetap terjaga," tambahnya.

    Respons Positif Satgas BSH

    Menanggapi dukungan tersebut, Ketua Satgas BSH, Irfan Denny Pontoh, S.Sos., menyambut baik inisiatif kolaborasi dari Presidium FPII. Berbicara dari Kota Palu, Sulawesi Tengah, Irfan menjelaskan bahwa Satgas BSH dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tengah Nomor: 500.121.1/259/Dkips-G-ST/2025 yang diterbitkan pada 13 Oktober 2025.

    Irfan memaparkan bahwa tugas dan fungsi utama Satgas BSH adalah menangani berbagai gangguan informasi di ranah digital, baik yang berupa disinformasi, misinformasi, maupun malinformasi.

    "Mewujudkan iklim informasi yang kondusif di media sosial memang memerlukan dukungan kolaboratif dari banyak pihak, terutama dari sektor media. Oleh karena itu, setelah menggandeng FPII, kami akan membuka ruang kolaborasi dengan jaringan media lainnya," kata Irfan.

    Saat ini, Satgas BSH tengah melakukan penguatan internal agar dapat menjalankan tugas dan wewenangnya secara lebih efektif. Sebagai langkah tindak lanjut dari kerja sama ini, pihak Satgas BSH direncanakan akan menerima kunjungan kerja Ketua Presidium FPII pada tahun 2026 mendatang untuk meresmikan kerja sama tersebut melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).**

    BOTTOM ARTICLE ADS

    Comments